ETALASE 36 – Benturan Monoteisme (Asal-Usul, Evolusi, dan Masa Depan Islam)
Buku pertama Reza Aslan, No god but God – The Origins, Evolution, and Future of Islam (diterjemahkan menjadi Benturan Monoteisme – Asal-Usul, Evolusi, dan Masa Depan Islam) terbit pada 2005, dan langsung mendapat respon positif dari pembaca Barat. Oleh koran harian New York Times, dinyatakan sebagai salah satu 100 buku paling berpengaruh satu dekade belakangan dan sudah diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa.
Ini bukti signifikan besarnya keingin-tahuan masyarakat Barat (khususnya Amerika) untuk mempelajari agama Islam secara lebih mendalam dan menyeluruh, yang sebelumnya dan bahkan sampai sekarang masih diselubungi kesalahpahaman dan ketakutan (Islamphobia). Apalagi setelah tragedi 9/11, serangan teroris di berbagai kota besar Eropa, jihadis, dan bom bunuh diri, citra Islam semakin terpuruk dan buruk di mata masyarakat Barat. Reza Aslan sendiri adalah seorang Muslim Amerika keturunan Iran. Pengalaman hidupnya sebagai warga Negara Amerika dan kapasitas akademisnya sebagai ilmuwan sejarah agama memungkinkannya untuk melihat kompleksitas permasalahan agama Islam kontemporer secara lebih kritis dan rasional, akademis dan berusaha menjembatani jurang perbedaan perspektif dunia Barat dan dunia Islam.
Mentalitas benturan monoteisme semakin diperparah oleh peran media Barat, para politisi, pengkhotbah, yang terus dengan gencar memojokkan Islam. Justru disinilah peran penting Reza Aslan yang berusaha meluruskan atau memberi informasi tentang apa dan bagaimana Islam seharusnya dilihat secara kritis dan rasional, dari awal lahirnya Islam di Semenanjung Arab pada abad ke-6 M sampai pada fenomena Islam kontemporer abad ke-21 dengan segala kompleksitasnya.